Dimsum tanpa babi di Bali — kenapa ini penting
Dimsum khas Kanton secara tradisional banyak memakai daging babi, lemak babi (lard), dan arak masak (angciu). Buat banyak orang di Bali yang menghindari babi, ini bikin pilihan dimsum jadi terbatas. Wei Fu Dimsum Bar dibangun dengan satu prinsip jelas: seluruh menu No Pork, No Lard, No Angciu. Daging ayam dan sapi menggunakan supplier terpercaya, sehingga Anda bisa menikmati 60+ pilihan dimsum tanpa khawatir soal kandungan babi.
Lihat pilihan lengkap dan harga di menu Wei Fu, atau baca ulasan lengkap hidangan di panduan dimsum terbaik di Bali.
Apa arti No Pork, No Lard, No Angciu?
No Pork — tanpa daging babi sama sekali. No Lard — tanpa lemak atau minyak babi, yang kadang dipakai untuk menumis atau membuat kulit dimsum. No Angciu — tanpa arak masak Tionghoa, bumbu yang umum di masakan Kanton. Ketiganya tidak digunakan di dapur Wei Fu.
"Dimsum halal Bali" — yang perlu Anda tahu
Salah satu pencarian paling umum soal dimsum di Bali adalah "dimsum halal". Kami ingin transparan: label yang tepat untuk Wei Fu adalah No Pork, No Lard, No Angciu — bukan halal bersertifikat. Bedanya penting. Sertifikasi halal adalah proses resmi oleh lembaga berwenang; sementara "No Pork" adalah pernyataan tentang bahan yang tidak kami pakai. Jadi jika Anda mencari dimsum tanpa babi di Bali, Wei Fu adalah pilihan dengan menu paling luas. Jika Anda membutuhkan sertifikasi resmi, mohon konfirmasi terlebih dahulu.
Menu dimsum tanpa babi yang wajib dicoba
Kukus
Steam Hakau (udang), Siao Mai Ayam, Steam Xiao Long Bao, dan Cheung Fen — klasik dimsum dalam versi tanpa babi.
Gorengan & bakpao
Gorengan crispy dan Bakpao Telur Asin untuk tekstur dan rasa yang lebih kaya.
Pengenyang
Bakmi Yamin, Bubur Ayam Cincang, dan Lo Mai Gai untuk makan yang lebih mengenyangkan. Cek harga di daftar menu.
Cabang Wei Fu di Bali
Semua cabang menyajikan menu No Pork yang sama dan buka setiap hari 08.00–01.30.